Langsung ke isi
WisapediaPasang ajakan trip

Boleh Wisapedia memakai Google Analytics? Cookie analitik membantu kami tahu halaman mana yang berguna, dan baru aktif kalau kamu pilih Setuju. Detailnya ada di Kebijakan privasi.

Outfit Naik Gunung Wanita: Pakaian Berlapis, Hijab, dan Daftar Bawaan

TipsOleh Redaksi WisapediaTerbit 11 menit baca
Pendaki perempuan dengan ransel kecil dan sepatu gunung berpose di jalur berumput dekat Pos 6 jalur Candi Cetho, Gunung Lawu
Foto: Chen1312 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Ringkasan jawaban

Outfit naik gunung wanita sebaiknya mengikuti sistem berlapis: lapisan dasar yang cepat kering di kulit, lapisan tengah yang menghangatkan, dan lapisan luar yang menahan angin dan hujan. Untuk yang berhijab, pilih hijab berbahan cepat kering dengan ukuran yang tidak mengganggu pandangan, dan bawa cadangan. Lengkapi dengan celana yang leluasa, sepatu dengan sol bergerigi, kaus kaki, sarung tangan, dan jas hujan. Per 12 Oktober 2026, daftar kewajiban pendakian Gunung Gede Pangrango mencantumkan pakaian yang sesuai, sarung tangan, kaus kaki, jas hujan, dan senter, dan SOP Gunung Merbabu mewajibkan sampah dibawa turun untuk diperiksa, termasuk pembalut bekas bila kamu sedang haid.

Kotak keselamatan

Dicek 12 dan 13 Oktober 2026. Gunung Gede Pangrango: daftar kewajiban di sistem booking resmi mencantumkan tenda kedap air, ransel, matras, sleeping bag, sarung tangan, kaus kaki yang sesuai, pakaian yang sesuai untuk mendaki (baju, celana, sepatu), jas hujan, senter, alat masak, dan obat pribadi; pendakian DITUTUP sejak pengumuman 31 Agustus 2026 sampai waktu yang belum ditentukan. Gunung Merbabu: SOP 2026 mewajibkan sampah dibawa turun dan diperiksa petugas atau basecamp. Cuaca gunung bisa berubah cepat, jadi cek peringatan dini cuaca BMKG sebelum berangkat. Keadaan darurat: Basarnas 115.

Sumber resmi:

Outfit naik gunung wanita yang nyaman bukan soal terlihat seperti pendaki di foto, melainkan soal tetap kering, hangat, dan bebas bergerak dari basecamp sampai turun lagi. Prinsip yang paling berguna adalah pakaian berlapis: lapisan dasar yang cepat kering di kulit, lapisan tengah yang menghangatkan, dan lapisan luar yang menahan angin dan hujan. Dari situ kamu tinggal menyesuaikan dengan kebutuhanmu, termasuk hijab, pilihan celana atau rok, dan perlengkapan saat haid. Panduan ini membahas semuanya dengan bahasa sederhana, lengkap dengan perlengkapan yang diwajibkan pengelola (dicek 12 dan 13 Oktober 2026) dan contoh daftar bawaan untuk pendakian satu hari dan dua hari.

Penting

Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup sejak pengumuman Balai Besar TNGGP 31 Agustus 2026 sampai waktu yang belum ditentukan (dicek 12 Oktober 2026). Daftar perlengkapan wajibnya tetap kami pakai sebagai acuan karena rinci dan berlaku saat jalur dibuka.

Prinsip dasar: pakaian berlapis yang mudah diatur

Suhu di gunung berubah sepanjang hari. Saat menanjak tubuhmu panas dan berkeringat, saat istirahat di punggungan berangin kamu cepat kedinginan, dan malam di area kemah bisa jauh lebih dingin dari siang. Satu jaket tebal tidak bisa menjawab semua kondisi itu. Pakaian berlapis bisa, karena kamu tinggal membuka atau menambah lapisan.

Panduan Ten Essentials dari National Park Service AS menyarankan pendaki bersiap untuk perubahan cuaca mendadak dengan membawa lapisan pakaian tambahan yang sesuai dengan kondisi paling ekstrem yang mungkin dihadapi. Itu inti sistem berlapis.

Lapisan dasar: menjauhkan keringat dari kulit

Lapisan yang menempel di kulit sebaiknya berbahan cepat kering, misalnya kaus atau manset olahraga berbahan sintetis atau wol tipis. Kaus berbahan yang menyerap banyak air dan lama kering akan terasa dingin begitu kamu berhenti berjalan. Untuk lengan panjang, manset atau kaus lengan panjang tipis membantu melindungi dari matahari dan gesekan ranting.

Lapisan tengah: menahan panas tubuh

Lapisan tengah dipakai saat istirahat, di area kemah, atau saat suhu turun. Pilihannya fleece, sweater tipis, atau jaket berisi bulu sintetis. Yang penting ringan dan bisa dimasukkan ke ransel saat tidak dipakai.

Lapisan luar: menahan angin dan hujan

Lapisan terluar melindungi dari angin dan air. Jaket penahan angin atau jas hujan yang menutup sampai paha atau ponco yang tidak terlalu lebar bisa dipakai. Pastikan ukurannya cukup longgar untuk dipakai di atas lapisan tengah dan hijab.

Infografis sistem pakaian berlapis untuk naik gunung: lapisan dasar cepat kering, lapisan tengah hangat, lapisan luar penahan angin dan hujan
Infografis: Redaksi Wisapedia, diringkas dari Ten Essentials NPS (dicek 14 Oktober 2026).Buka ukuran penuh untuk memperbesar (tab baru)
Lapisan Fungsi Contoh pakaian Kapan dipakai
Lapisan dasar Menjauhkan keringat dari kulit Kaus atau manset olahraga berbahan sintetis atau wol tipis Sepanjang pendakian, diganti yang kering di area kemah
Lapisan tengah Menahan panas tubuh Fleece, sweater tipis, atau jaket berisi bulu sintetis Saat istirahat, di area kemah, atau saat suhu turun
Lapisan luar Menahan angin dan hujan Jaket penahan angin, jas hujan sampai paha, atau ponco yang tidak terlalu lebar Saat angin kencang atau hujan, dipakai di atas lapisan tengah dan hijab

Tabel: Redaksi Wisapedia, ringkasan sistem pakaian berlapis di atas.

Contoh kombinasi dari pagi sampai malam

Supaya lebih terbayang, begini contoh cara mengatur lapisan dalam satu hari pendakian yang menginap. Saat berangkat dari basecamp di pagi yang sejuk, pakai lapisan dasar dan lapisan luar tipis. Setelah setengah jam menanjak dan badan mulai panas, lepas lapisan luar dan berjalan dengan lapisan dasar saja, supaya keringat tidak membasahi lapisan lain. Saat istirahat di pos yang berangin, langsung tambahkan lapisan tengah sebelum badan terasa dingin, lalu lepas lagi ketika mulai berjalan. Di area kemah sore hari, ganti lapisan dasar yang basah keringat dengan yang kering, pakai lapisan tengah, dan tambah lapisan luar bila angin kencang. Malam hari, tambahkan penutup kepala, kaus kaki kering, dan sarung tangan. Pola ini terdengar repot, tetapi justru membuat tubuh lebih hemat energi dan pakaian kering lebih awet.

Cara packing pakaian supaya tetap kering

Pakaian kering di area kemah sama pentingnya dengan pakaian yang dipakai berjalan. Masukkan pakaian ganti, hijab cadangan, dan pakaian tidur ke kantong kedap air atau kantong plastik tebal yang ditutup rapat, lalu simpan di bagian dalam carrier. Jangan membuka kantong itu sampai tiba di area kemah, sekalipun turun hujan di jalur. Pisahkan juga kantong untuk pakaian kotor dan basah supaya tidak mencampuri pakaian bersih. Lapisan luar dan lapisan tengah taruh di bagian atas ransel supaya bisa diambil cepat tanpa membongkar isi ransel. Kebiasaan sederhana ini sering menjadi pembeda antara malam yang nyenyak dan malam yang kedinginan.

Outfit naik gunung wanita berhijab

Banyak pendaki berhijab yang mendaki dengan nyaman. Kuncinya sama dengan bagian pakaian lain: bahan, ukuran, dan cadangan.

  • Bahan cepat kering. Hijab berbahan jersey atau kain sintetis yang tipis biasanya lebih nyaman daripada bahan tebal yang menyerap banyak keringat. Hijab yang basah membuat kepala dan leher cepat kedinginan saat angin bertiup.
  • Ukuran yang tidak mengganggu. Pilih panjang yang menutup dengan baik tetapi tidak terlalu lebar sehingga tersangkut ranting, terjepit tali ransel, atau menutupi pandangan ke bawah saat turun. Banyak pendaki memakai hijab instan atau inner supaya tidak perlu banyak peniti.
  • Hindari peniti yang mudah lepas. Peniti yang terlepas di jalur bisa melukai atau hilang. Kalau perlu, pakai bros atau jarum pentul yang terkunci dengan baik.
  • Bawa cadangan. Simpan satu hijab cadangan di kantong kedap air. Hijab kering untuk malam di area kemah membuat istirahat jauh lebih nyaman.
  • Padukan dengan topi atau penutup kepala hangat. Di malam hari, kupluk atau penutup kepala tipis di bawah atau di atas hijab membantu menahan panas.

Celana, rok, atau gamis

Celana panjang yang leluasa adalah pilihan paling praktis untuk melangkah tinggi di tanjakan dan saat turun. Celana trekking berbahan cepat kering lebih nyaman daripada jeans, yang berat dan lama kering bila basah. Kalau kamu lebih nyaman memakai rok atau gamis, pilih yang tidak terlalu lebar dan padukan dengan celana panjang di dalamnya, supaya kain tidak tersangkut atau terinjak di jalur berbatu. Sumber resmi yang kami cek tidak melarang jenis pakaian tertentu, tetapi daftar kewajiban pendakian TNGGP meminta pakaian yang sesuai untuk mendaki gunung, termasuk baju, celana, dan sepatu.

Pakaian dalam dan sport bra

Pakaian dalam yang nyaman sering terlupakan padahal dipakai seharian. Pilih yang berbahan cepat kering dan tidak menimbulkan gesekan di bawah tali ransel. Sport bra yang pas membantu kenyamanan di tanjakan panjang. Bawa cadangan untuk pendakian yang menginap.

Sepatu, kaus kaki, dan pelindung kecil yang menentukan

Kaki adalah bagian yang paling banyak bekerja. Sepatu yang salah bisa merusak seluruh pendakian.

  • Sepatu bersol bergerigi. Sol yang mencengkeram mengurangi risiko tergelincir di jalur berpasir, berbatu, atau basah. Untuk jalur pendek dan kering, sepatu trail running bisa cukup. Untuk jalur berbatu dan basah, sepatu yang menutup mata kaki terasa lebih stabil.
  • Ukuran pas dengan kaus kaki tebal. Coba sepatu dengan kaus kaki yang akan kamu pakai mendaki. Ujung jari jangan menyentuh depan sepatu saat turun.
  • Sudah pernah dipakai. Sepatu baru yang belum pernah dipakai berjalan jauh sering membuat lecet. Pakai beberapa kali untuk jalan kaki sebelum hari pendakian.
  • Kaus kaki cadangan. Daftar kewajiban TNGGP mencantumkan kaus kaki yang sesuai. Bawa sepasang cadangan, karena kaus kaki basah memicu lecet dan kaki dingin.
  • Sarung tangan. Juga tercantum di daftar kewajiban TNGGP. Berguna saat berpegangan di batu dan menjaga tangan tetap hangat di malam hari.
  • Pelindung matahari. Topi, kacamata hitam, dan tabir surya, terutama di jalur terbuka seperti sabana.
  • Gaiter atau pelindung betis (opsional). Berguna di jalur berdebu atau berlumpur supaya pasir dan kerikil tidak masuk ke sepatu. Tidak wajib, tetapi membuat kaus kaki lebih awet bersih.
Sol karet sepatu gunung berwarna hitam dengan gerigi dalam dan bertingkat, difoto dari samping di atas karpetFoto: Jojo659 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0
Contoh sol sepatu gunung dengan gerigi dalam yang mencengkeram tanah dan batu.
Sepatu trail running berwarna abu-abu yang dipakai di jalur tanah berdebuFoto: Jean-Yves Couput / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0
Sepatu trail running lebih ringan dan bisa cukup untuk jalur pendek yang kering. Untuk jalur berbatu dan basah, sepatu yang menutup mata kaki terasa lebih stabil.

Sebelum hari pendakian, coba jalan kaki satu sampai dua jam dengan sepatu, kaus kaki, dan ransel yang akan kamu bawa. Bagian yang terasa menekan atau menggesek akan ketahuan lebih awal, saat masih bisa diganti.

Perlengkapan wajib dari pengelola

Selain pakaian, pengelola biasanya menetapkan perlengkapan minimal. Gunakan daftar pengelola gunung tujuanmu sebagai acuan utama. Sebagai contoh yang rinci, daftar kewajiban pendakian di sistem booking TNGGP (dicek 12 Oktober 2026) mencantumkan:

  • Tenda kedap air
  • Ransel atau carrier
  • Matras atau alas tidur
  • Kantung tidur (sleeping bag)
  • Sarung tangan
  • Kaus kaki yang sesuai
  • Pakaian yang sesuai untuk mendaki gunung (baju, celana, sepatu)
  • Jas hujan
  • Senter atau lampu penerangan
  • Peralatan memasak sesuai kebutuhan
  • Obat-obatan pribadi

SOP Taman Nasional Gunung Merbabu 2026 menambahkan aturan yang penting untuk diingat: pendaki yang turun harus melapor dan membawa kembali sampah untuk diperiksa petugas atau basecamp. Aturan ini berlaku untuk semua sampah, termasuk sampah pribadi. Cek detail aturan tiap gunung di halaman Gunung Merbabu, Gunung Gede Pangrango, dan Gunung Andong.

Supaya tidak ada yang tertinggal, susun bawaanmu di checklist perlengkapan naik gunung, lalu bagikan ke chat rombongan untuk membagi barang bersama seperti tenda dan alat masak.

Infografis contoh daftar bawaan naik gunung wanita untuk pendakian sehari dan pendakian menginap
Infografis: Redaksi Wisapedia, menggabungkan daftar kewajiban TNGGP dan saran pakaian berlapis. Sesuaikan dengan aturan gunung tujuanmu.Buka ukuran penuh untuk memperbesar (tab baru)

Naik gunung saat haid: yang perlu disiapkan

Sumber resmi pengelola yang kami cek tidak melarang pendakian saat haid. Pertanyaannya lebih ke persiapan dan kenyamanan. Kalau kamu punya keluhan kesehatan saat haid, konsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan, dan baca juga informasi pencegahan dan kesehatan di Bugar Selalu. Dari sisi perjalanan, ini yang perlu disiapkan:

  • Perlengkapan untuk seluruh durasi, ditambah cadangan. Hitung kebutuhan sampai turun, lalu tambahkan untuk berjaga-jaga bila pendakian molor.
  • Kantong tertutup untuk sampah pribadi. Pembalut atau tampon bekas dibawa turun, tidak dikubur atau dibuang di jalur. Ini sejalan dengan aturan sampah dibawa turun di SOP Merbabu dan prinsip Leave No Trace untuk membawa kembali semua yang kamu bawa naik. Kantong zip berlapis kantong gelap membantu menjaga privasi dan mencegah bau.
  • Tisu basah, tisu kering, dan pembersih tangan. Air di jalur terbatas.
  • Pakaian dalam cadangan.
  • Obat pribadi yang biasa kamu pakai.
  • Rencana yang lebih santai. Pilih jalur yang lebih pendek atau tambah waktu istirahat bila badan terasa kurang fit. Sampaikan ke ketua rombongan supaya ritme bisa disesuaikan tanpa harus menjelaskan panjang lebar.
Infografis perlengkapan naik gunung saat haid: perlengkapan untuk seluruh durasi, kantong tertutup untuk sampah pribadi, tisu dan pembersih tangan, pakaian dalam cadangan, obat pribadi, dan rencana yang lebih santai
Infografis: Redaksi Wisapedia. Aturan sampah dibawa turun dari SOP TN Gunung Merbabu 2026 (dicek 13 Oktober 2026).Buka ukuran penuh untuk memperbesar (tab baru)

Tips

Simpan perlengkapan haid di kantong kecil yang mudah dijangkau di bagian atas ransel, bukan di dasar carrier, supaya tidak perlu membongkar seluruh isi ransel di jalur.

Aman dan nyaman saat mendaki bersama orang baru

Outfit yang tepat membuat badan nyaman. Rombongan yang tepat membuat hati tenang. Kalau kamu mendaki bersama orang yang baru dikenal, ada beberapa hal yang sebaiknya jelas sebelum berangkat:

  • Tanyakan komposisi rombongan. Pilih ajakan yang pesertanya membuatmu nyaman. Di Wisapedia kamu bisa melihat ajakan yang sedang dibuka, membaca profil dan ulasan pembuatnya, lalu bertanya di chat grup setelah permintaan gabung diterima.
  • Sepakati pembagian tenda sebelum berangkat, bukan di area kemah.
  • Kenali dulu teman jalanmu. Bertemu pertama kali di tempat umum dan kabari keluarga soal rencana dan daftar peserta. Ringkasan langkah aman ada di Tips Aman Wisapedia.
  • Simpan kanal darurat resmi. Lapor SAPA 129 milik KemenPPPA untuk pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan Basarnas 115 untuk keadaan darurat di gunung.

Kalau belum ada ajakan yang cocok, kamu bisa memasang ajakan sendiri dan menulis jelas preferensimu, misalnya ritme santai atau rombongan kecil.

Sewa atau beli perlengkapan?

Untuk pendakian pertama, tidak semua perlengkapan perlu dibeli. Pakaian olahraga cepat kering yang sudah kamu punya bisa menjadi lapisan dasar. Barang yang mahal dan jarang dipakai, seperti jaket gunung, sleeping bag, matras, dan tenda, bisa disewa dulu. Baca panduan sewa alat camping untuk cara mengecek kondisi alat sewaan sebelum dibawa naik.

Yang sebaiknya milik sendiri sejak awal adalah barang yang menempel di badan dan menentukan kenyamanan: sepatu yang sudah pas di kakimu, kaus kaki, pakaian dalam, dan hijab. Barang-barang ini juga yang paling sulit ditukar di lokasi.

Saat menyewa jaket atau sleeping bag, coba dulu ukurannya di tempat sewa, termasuk saat memakai hijab dan lapisan tengah. Jaket yang terlalu sempit di bahu membuat gerakan tangan terbatas saat berpegangan di batu. Periksa juga ritsleting dan kancing, karena jaket yang tidak bisa ditutup rapat kehilangan banyak fungsinya di punggungan berangin. Catat kondisi barang sewaan dengan foto sebelum dibawa pulang, supaya tidak ada salah paham saat dikembalikan. Kalau beberapa anggota rombongan menyewa di tempat yang sama, biaya sewa dan ongkos ambil bisa dicatat bersama lalu dibagi di kalkulator patungan.

Urutan prioritas belanja untuk pemula

Kalau anggaran terbatas, belanja bertahap dengan urutan ini:

  1. Sepatu yang pas. Menentukan keselamatan dan kenyamanan paling besar.
  2. Jas hujan atau jaket penahan angin dan air. Cuaca gunung bisa berubah cepat; cek peringatan dini cuaca BMKG sebelum berangkat.
  3. Lapisan tengah yang hangat dan ringan.
  4. Headlamp. Tangan tetap bebas saat berjalan setelah gelap.
  5. Ransel yang nyaman. Untuk pendakian sehari, daypack sering cukup.

Barang lain bisa menyusul setelah kamu tahu gaya pendakian yang paling kamu sukai. Kalau kamu baru mulai, persiapan naik gunung untuk pemula dan daftar gunung untuk pemula bisa membantu memilih tujuan pertama.

Kalau pakaian basah di tengah jalur

Hujan atau keringat bisa membuat pakaian basah meski persiapanmu sudah baik. Kalau masih berjalan, tetap pakai lapisan luar untuk menahan angin. Begitu sampai di tempat istirahat yang terlindung atau area kemah, segera ganti dengan pakaian kering dari kantong kedap air, dan jangan tidur dengan pakaian basah. Perhatikan juga teman serombongan: kalau ada yang menggigil terus dan tampak bingung, hangatkan segera, kabari petugas basecamp, dan dalam keadaan darurat hubungi Basarnas 115.

Bagikan panduan ini

Cari barengan ke sini

Mau ke Gunung Merbabu, Gunung Gede Pangrango, atau Gunung Andong? Lihat ajakan aktif dari sesama pengguna Wisapedia, atau pasang ajakanmu sendiri dan ajak orang yang tujuannya sama.

Memuat ajakan aktif

Sumber

Semua sumber dicek pada 12 sampai 14 Oktober 2026.

  1. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Peraturan Pendakian: Kewajiban, sistem booking online TNGGP. Dipakai untuk daftar perlengkapan wajib dan syarat pakaian yang sesuai untuk mendaki.
  2. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Pengumuman penutupan pendakian. Dipakai untuk status ditutup sejak 31 Agustus 2026.
  3. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu. Prosedur Tetap Wisata Pendakian TNGMb, SK Nomor 55 Tahun 2026 (PDF). Dipakai untuk kewajiban membawa turun sampah untuk diperiksa.
  4. National Park Service (Amerika Serikat). Ten Essentials. Dipakai untuk saran membawa lapisan pakaian tambahan sesuai kondisi paling ekstrem.
  5. Leave No Trace Center for Outdoor Ethics. The 7 Principles. Dipakai untuk prinsip membawa kembali sampah.
  6. BMKG. Peringatan Dini Cuaca. Dipakai sebagai kanal resmi cek cuaca.
  7. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Lapor SAPA 129. Dipakai untuk kanal pengaduan kekerasan terhadap perempuan.
  8. Basarnas. Kontak darurat SAR 115. Dipakai untuk nomor darurat.

Tanya jawab

Outfit naik gunung wanita yang benar seperti apa?

Gunakan sistem berlapis: kaus atau manset berbahan cepat kering sebagai lapisan dasar, fleece atau jaket hangat sebagai lapisan tengah, dan jaket atau jas hujan penahan angin dan air sebagai lapisan luar. Tambahkan celana yang leluasa untuk melangkah, sepatu bersol bergerigi, kaus kaki, sarung tangan, dan penutup kepala.

Hijab apa yang cocok untuk naik gunung?

Pilih hijab berbahan ringan dan cepat kering, ukurannya pas sehingga tidak menutupi pandangan atau tersangkut ranting dan tali ransel. Banyak pendaki memakai inner atau hijab instan supaya tidak perlu banyak peniti. Bawa satu cadangan di kantong kedap air karena hijab yang basah oleh keringat atau hujan membuat kepala dan leher kedinginan.

Bolehkah naik gunung memakai rok atau gamis?

Sumber resmi yang kami cek tidak melarang jenis pakaian tertentu, tetapi daftar kewajiban TNGGP meminta pakaian yang sesuai untuk mendaki. Rok atau gamis panjang bisa tersangkut atau terinjak di tanjakan dan saat turun. Kalau ingin tetap memakainya, pilih yang tidak terlalu lebar dan padukan dengan celana panjang di dalamnya.

Apakah boleh naik gunung saat haid?

Sumber resmi pengelola yang kami cek tidak melarang. Yang perlu disiapkan adalah perlengkapan yang cukup untuk seluruh durasi, kantong tertutup untuk membawa turun pembalut bekas karena sampah wajib dibawa turun, tisu basah, dan obat pribadi. Kalau kamu punya keluhan kesehatan saat haid, konsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan dan pertimbangkan pendakian yang lebih pendek.

Sepatu apa yang cocok untuk wanita yang baru mulai naik gunung?

Sepatu yang solnya bergerigi, ukurannya pas dengan kaus kaki tebal, dan sudah dipakai berjalan beberapa kali sebelum pendakian. Sepatu baru yang belum pernah dipakai sering membuat lecet. Untuk jalur pendek dan kering, sepatu trail running bisa cukup, sedangkan jalur berbatu dan basah lebih nyaman dengan sepatu yang menutup mata kaki.

Apakah perlu membeli semua perlengkapan baru?

Tidak. Pakaian olahraga yang cepat kering yang sudah kamu punya bisa menjadi lapisan dasar. Perlengkapan mahal seperti jaket gunung, sleeping bag, atau tenda bisa disewa dulu sampai kamu yakin akan sering mendaki.

Apa yang harus dilakukan kalau pakaian basah di jalur?

Ganti dengan pakaian kering begitu sampai di tempat istirahat atau area kemah, jangan tidur dengan pakaian basah. Simpan satu set pakaian kering di kantong kedap air yang tidak dibuka sampai kemah. Kalau ada anggota yang menggigil tidak berhenti dan tampak bingung, segera hangatkan, hubungi petugas basecamp, dan dalam keadaan darurat hubungi Basarnas 115.

Panduan terkait